Keren, canggih, dan artistik, kata-kata yang cukup mewakili karya-karya kinetic art dari Joachim Sauter. Tampilan karya seni kontemporer ini diolah apik dengan memadukan unsur estetika dan mekanis. Karya kinetic art, Joachim ini dibuat berdasarkan persepsi visual yang rasional. Lalu, ia merealisasikannya dengan memadukan aspek ilmiah dan artistik. Penasaran dengan karya-karya menakjubkannya? Simak ulasannya berikut ini:

1. Kinetic Sculpture BMW
Dalam ruang berukuran 6m², sebanyak 714 bola berbahan logam digantung pada kawat baja sangat tipis di atap sebuah ruangan. Bola logam ini dibuat seolah berjatuhan dari langit-langit dengan irama tertentu dengan bantuan mekanik, elektronik, dan kode khusus.

Bola logam yang dijatuhkan dengan bantuan mekanis pada seni yang memadukan kinetic art dan seni instalasi ini membentuk sebuah mobil BMW. Proses pembuatan kinetic art ini terbilang panjang. Awalnya, bentuk atau ide desain masih belum ditemukan. Gerakan jatuhnya bola logam pun masih terasa begitu kacau. Namun, atas kerja sama tim, akhirnya karya menakjubkan pun berhasil direalisasikan dan dipamerkan di museum Munich pada tahun 2008.

2. Anamorphic Kinetic
Sama halnya seperti kinetic sculpture BMW, Joachim Sauter juga memadukan seni instalasi dan kinetic art dalam proyeknya yang berjudul Anamorphic Kinetic. Karya ini direalisasikan atas suatu distorsi anamorphic dari logo kantor pusat Deutsche Bank, Frankurt. Logo hasil desainer bernama Anton Stankowsky yang dibuat pada 1974 ini menunjukkan langkah radikal terhadap kesederhanaan dan kejelasan dalam komunikasi.

Anamorphic Kinetic ini dirancang sangat kompleks. Untuk instalasi logo di bagian diagonal pusat dirancang dari 48 segitiga. Segitiga ini digantung menggunakan kabel tipis yang bergerak secara vertikal dan memutar sesuai koreografi yang telah ditentukan dengan bantuan motor penggerak.

Tidak hanya untuk koreografi, segitiga ini juga berfungsi sebagai proyeksi. Hal ini direalisasikan dengan memasukkan video mapping sehingga menghasilkan gambar distorsi anamorphical. Gerakan-gerakan dari karya kinetic art ini begitu indah seolah melayang karena adanya gravitasi. Ditambah pencahayaan yang mendukung, membuat interaksi segitiga begitu harmonis.

3. A la Recherche
A la Recherche, karya seni instalasi dan kinetic art ini tak kalah menakjubkan. Karya seni kinetik ini diibaratkan lampu disko yang meledak dengan gerakan lambat dalam ruang dan motif yang berulang-ulang. Karya ini dibuat sebagai penghargaan pada klub malam legendaris pada tahun 1980-an bernama Les Bains di Paris.

Di atas lantai berukuran 20m² dan tinggi atap 15 meter, instalasi ini dirancang dengan desain komputasi dan dikerjakan secara manual. Karena mengibaratkan lampu disko yang meledak, Joachim memasukkan unsur-unsur cermin ke dalam karyanya. Cermin-cermin ini dipantulkan mengarah pada dinding-dinding kasar sebuah ruangan. Hal ini dimaksudkan untuk merefleksikan masa lalu Les Bains ke abad 20. Karya Joachim Sauter ini berhasil direalisasikan pada tahun 2014, lalu.

Itulah beberapa karya kinetic art dari Joachim Sauter yang bisa Anda jadikan inspirasi dalam membuat perpaduan seni instalasi dan seni kinetik. Dari ketiga karya kinetic art di atas, manakah yang paling menginspirasi Anda?